Kamis, 17 Desember 2015

BELAJAR DAN PEMBELAJARAN

PRINSIP DAN ASAS-ASAS DALAM PEMBELAJARAN


A.    PRINSIP BELAJAR
Prinsip belajar adalah landasan berpikir,landasan berpijak, dan sumber motivasi agar proses belajar mengajar dapat berjalandengan baik antara pendidik dengan pesertadidik.Prinsip ini dijadikan sebagai dasar dalam upaya pembelajaran, baik bagi siswa maupaun bagi guru dalam upaya mencapa hasil yang diinginkan.
B.     MACAM-MACAM PRINSIP BELAJAR
Berikut ini prinsip-prinsip belajar yang dikemukakan oleh Rothwal A.B. (1961) adalah :
1.      Prinsip Kesiapan (Readinees)Proses belajar dipengaruhi kesiapan siswa. Yang dimaksud dengan kesiapan siswaialah kondisi yang memungkinkan ia dapat belajar.
2.       Prinsip Motivasi (Motivation)Tujuan dalam belajar diperlukan untuk suatu proses yang terarah. Motivasi adalahsuatu kondisi dari pelajar untuk memprakarsai kegiatan, mengatur arah kegiatan itudan memelihara kesungguhan.
3.       Prinsip Persepsi Seseorang cenderung untuk percaya sesuai dengan bagaiman ia memahami situasi.Persepsi adalah interpertasi tentang situasi yang hidup. Setiap individu melihat dunia dengan caranya sendiri yang berbeda dari yang lain. Persepsi ini mempengaruhiperilaku individu.
4.      Prinsip Tujuan Tujuan harus tergambar jelas dalam pikiran dan diterima oleh para pelajarpada saat proses terjadi. Tujuan ialah sasaran khusus yang hendak dicapai olehseseorang.
5.      Prinsip Perbedaan Individual Proses pengajaran semestinya memperhatikan perbedaan individual dalamkelas dapat memberi kemudahan pencapaian tujuan belajar setinggi-tingginya.Pengajaran yang hanya memperhatikan satu tingkat sasaran akan gagalmemenuhi kebutuhan seluruh siswa
6.       Prinsip Transfer dan Retensi Belajar dianggap bermanfaat bila seseorang dapat menyimpan danmenerapkan hasil belajar dalam situasi baru. Apapun yang dipelajari dalam suatu situasi pada akhirnya akan digunakan dalam situasi yang lain.Proses tersebut dikenal sebagai proses transfer. Kemampuan sesesoranguntuk menggunakan lagi hasil belajar disebut retensi.
7.       Prinsip Belajar Kognitif Belajar kognitif melibatkan proses pengenalan dan penemuan. Belajar kognitif mencakup asosiasi antar unsur, pembentukan konsep,penemuan masalah dan keterampilan memecahkan masalah yangselanjutnya membentuk perilaku baru, berpikir, bernalar, menilai danberimajinasi.
8.      Prinsip Belajar Afektif Proses belajar afektif seseorang menemukan bagaimana ia menghubungkandirinya dengan pengalaman baru. Belajar afektif mencakup nilai emosi,dorongan, minat dan sikap
9.       Prinsip Belajar Evaluasi Jenis cakupan validitas evaluasi dapat mempengaruhi proses belajar saatini dan selanjutnya pelaksanaan latihan evaluasi memungkinkan bagiindividu untuk menguji kemajuan dalam pencapaian tujuan.
10.   Prinsip Belajar Psikomotor Proses belajar psikomotor individu menentukan bagaimana ia mampumengendalikan aktivitas ragawinya. Belajar psikomotor mengandung aspekmental dan fisik.
C.    PRINSIP-PRINSIP BELAJAR SECARA UMUM
Secara umum, prinsip-prisip belajar yaitu :
1) Perhatian dan Motivasi
2) Keaktifan
3) Keterlibatan langsung atau pengalaman
4) Pengulangan
5) Tantangan
6) Balikan dan penguatan (law of effect)
7) Perbedaan individual 
D.   ASAS-ASAS PEMBELAJARAN

Pengertian asas pembelajaran.dalam kamus bahasa indonesia adalah hukum dasar suatu kebenaran yang menjadi pokok dasar.sedangkan prinsip adalah dasar yang dijadikan pokok berpikir dan sebagainya,jadi dapat disimpulkan bahwa asas dan prinsip sebenarnya adalah sama karena menjadi pokok dasar baik bertindak maupun berpikir.
1)      Asas apersepsi
Guru menghubungkan antara materi yang akan di pelajari dengan materi yang sudah di pelajari( pengalaman materi sebelumnya )Fungsinya adalah mempersiapkan kondisi fisik siswa baik fisik maupun mental.( pengulangan materi minggu lalu )
2)      Asas motivasi
Daya pendorong siswa untuk melakukan kegiatan atau aktifitas. Fungsinya adalah untuk mendorong siswa untuk tetap semangat.
3)      Asas aktifitas
Prinsip dasar pembelajaran dimana guru memberikan kesempatan seluas luasnya kepada siswa untuk belajar. Fungsinya untuk mengaktifkan siswa dalam kegiatan belajar mengajar.
4)      Asas individualitas
Dimana guru harus bisa membedakan individau baik fisik, mental, maupun status sosial. Fungsinya agar terjadi proses KBM yang efektif, lancr serta selamat.
5)      Asas peragaan
Dimana guru harus memperagakan tugas – tugas gerak yang akan di ajarkan. Fungsinya agar terjadi kelancaran komunikasi antara guru dan siswa.
6)      Asas modifikasi
Dimana guru melakukan perubahan baik terhadap alat, peraturan. Fungsinya supaya pembelajatrann yang di anggap susah menjadi menjadi.
7)      Asas pengulangan
Memerlukan pengulangan karena semakin sulit materi maka harus sering melakukan pengulangan agar cepat faham dan mudah. Fungsinya agar proses belajar gerak jadi lebih mudah dan cepat bisa.
8)      Asas evaluasi
Proses untuk melihat seberapa besar tingkat kemajuan belajar siswa setelah proses bejar mengajar di lakukan.
ada pun juga ini:
Pada bagian ini diuraikan 14 asas pembelajaran yang dapat digunakan sebagai dasar untuk pengembangkan program pembelajaran inovatif. Keempat belas asas tersebut adalah:
  1. Lima prinsip dasar dalam pemenuhan hak anak:
a)      non-diskriminasi, 
b)      kepentingan terbaik bagi anak (best interests of the child)
c)       hak untuk hidup dan berkembang (right to life, continuity of life and to develop)
d)      hak atas perlindungan (right to protection)
e)       penghargaan terhadap pendapat anak (respect for the opinions of children).
  1. Belajar bukanlah konsekuensi otomatis dari penuangan informasi ke dalam benak siswa.
  2. Belajar memerlukan keterlibatan mental dan kerja siswa sendiri.
  3. Yang bisa membuahkan hasil belajar yang langgeng hanyalah kegiatan belajar aktif.
  4. Untuk bisa mempelajari sesuatu dengan baik, kita perlu mendengar, melihat, mengajukan pertanyaan, dan membahasnya dengan orang lain.
  5. Aktivitas pembelajaran pada diri siswa bercirikan:
a)      yang saya dengar, saya lupa
b)      yang saya dengar dan lihat, saya sedikit ingat
c)      yang saya dengar, lihat, dan pertanyakan atau diskusikan dengan orang lain, saya mulai pahami
d)     yang saya dengar, lihat, bahas, dan terapkan, saya dapatkan pengetahuan dan keterampilan; dan
e)      yang saya ajarkan kepada orang lain, saya kuasai.
  1. John Holt (1967) proses belajar akan meningkat jika siswa diminta untuk melakukan hal-hal:
a)      mengemukakan kembali informasi dengan kata-kata sendiri,
b)       memberikan contoh,
c)       mengenalinya dalam bermacam bentuk dan situasi,
d)      melihat kaitan antara informasi itu dengan fakta atau gagasan lain,
e)       menggunakannya dengan beragam cara,
f)        memprediksikan sejumlah konsekuensinya,
g)       menyebuitkan lawan atau kebalikannya.
  1. Ada 9 konteks yang melingkupi siswa dalam belajar:
a)      tujuan,
b)      isi materi,
c)      sumber belajar (sumber belajar bagaimanakah yang dapat dimanfaatkan),
d)      target siswa (siapa yang akan belajar),
e)      guru,
f)       strategi pembelajaran,
g)      hasil(bagaimana hasil pembelajaran akan diukur),
h)       kematangan (apakah siswa telah siap dengan hadirnya sebuah konsep atau pengetahuan),
i)         lingkungan (dalam lingkungan yang bagaimana siswa belajar).
  1. Kata kunci pembelajaran agar bermakna:
1.      real-world learning,
2.       mengutamakan pengalaman nyata,
3.       berpikir tingkat tinggi,
4.      berpusat pada siswa,
5.      siswa aktif, kritis, dan kreatif,
6.       pengetahuan bermakna dalam kehidupan,
7.       dekat dengan kehidupan nyata,
8.       perubahan perilaku,
9.       siswa praktik, bukan menghafal,
10.  learning, bukan teaching,
11.  pendidikan bukan pengajaran,
12.   pembentukan manusia,
13.   memecahkan masalah,
14.  siswaacting, guru mengarahkan,
15.   hasil belajar diukur dengan berbagai cara bukan hanya dengan tes.
  1. Pembelajaran yang memperhatikan dimensi auditori dan visual, pesan yang diberikan akan menjadi lebih kuat.
  2. Otak tidak sekadar menerima informasi, tetapi juga mengolahnya melalui membahas informasi dengan orang lain dan juga mengajukan pertanyaan tentang hal yang dibahas.
  3. Otak kita perlu mengaitkan antara apa yang diajarkan kepada kita dengan apa yang telah kita ketahui dan dengan cara kita berpikir.
  4. Proses belajar harus mengakomodasi tipe-tipe belajar siswa (auditori, visual, kinestetik)
  5. Resiprositas (kebutuhan mendalam manusia untuk merespon orang lain dan untuk bekerja sama) merupakan sumber motivasi yang bisa dimanfaatkan untuk menstimulasi kegiatan belajar

E.     PENERAPAN PRINSIP DAN ASAS BELAJAR DAN PEMBELAJARAN
1) Pembelajaran Untuk Belajar Isyarat
2) Pembelajaran Untuk Belajar Stimulus Respon
3) Pembelajaran Untuk Belajar Rangkaian
4) Pembelajaran Untuk Belajar Asosiasi Verbal
5) Pembelajaran Untuk Belajar Diskriminasi
6) Pembelajaran Untuk Belajar Konsep
7) Pembelajaran Untuk Belajar Aturan
8) Pembelajaran Untuk Belajar Memecahkan Masalah
F.     IMPLIKASI PRINSIP-PRINSIP BELAJAR BAGI SISWA DAN GURU
1) Perhatian dan Motivasi
2) Keaktifan
3) Keterlibatan langsung atau pengalaman
4) Pengulangan
5) Tantangan
6) Balikan dan penguatan (law of effect)
7) Perbedaan individual


3 komentar:

  1. Materi ini sangat membantu saya dalam menyelesaikan tugas mata kuliah Belajar dan Pembelajaran..

    BalasHapus
  2. terimakasih materi ini sangat bermanfaat bagi saya dan juga teman-teman lainnya :)

    BalasHapus
  3. bolognya keren.. materinya juga bagus utuk menambah pengetahuan saya dan teman" yang lain_

    BalasHapus